Happy Hello Kitty Kaoani

Tidak Diizinkan Klik Kanan Untuk Copy Paste !!!

Rabu, 20 Juli 2016

6 Bulan, Sudah 6 Kejahatan Pada Anak

Rabu, 20 Juli 2016 14:00:31 6 Bulan, Sudah 6 Kejahatan Pada Anak
Reporter: M. Yazid

blokBojonegoro.com -
Kabupaten Bojonegoro beberapa waktu belakangan ini digegerkan dengan kasus kejahatan terhadap anak, mulai dari penculikan, pelecehan seksual sampai pembunuhan. Pasalnya baru enam bulan, sudah terjadi enam kejadian kekerasan pada anak.

"Sampai Juli ini sudah ada enam kasus kejahatan pada anak, semuanya sudah terungkap," kata Kapolres Bojonegoro, AKBP Wahyu Sri Bintoro, kepada blokBojonegoro.com.

Menurut Kapolres Wahyu, enam kejahatan anak tersebut empat diantaranya penculikan, dulu ada satu kasus dan sekarang ada satu kasus pemerkosaan dan pembunuhan yang terjadi di Desa Pengkol Kecamatan Tambakrejo. "Semua pelakunya sudah diamankan," jelasnya.

Untuk mengantisipasi kejahatan serupa terulang, Polres Bojonegoro perlu penguatan tiga pilar yakni Kepala Desa, Babinkamtibmas dan Babinsa. "Termasuk mengaktifkan CAS (Cream Alarm System) kedepan," terang Kapolres Wahyu.

Program tersebut terkait pemahaman akan keberadaan kantor, warung, pangkalan ojek hingg lokasi lain menjadi aman. "Masyarakat bisa langsung menginformasikan sekaligus bisa bertindak cepat apabila terjadi kejahatan," pungkasnya. [zid/mad]

Terendam Air Hujan, Petani Tembakau Rugi Belasan Juta

Rabu, 20 Juli 2016 20:00:03 Terendam Air Hujan, Petani Tembakau Rugi Belasan Juta
Reporter: Muhamad Fatoni

blokBojonegoro.com - Petani tembakau di Kabupaten Bojonegoro merasa resah akhir-akhir ini. Mereka merugi belasan juta akibat tanaman milinya rusak dan mati tergenang air hujan.

Seperti diungkapkan petani tembakau Desa Ngrejeng, Kecamatan Purwosari, Warji. Dia mengaku rugi belasan juta rupiah. Puluhan ribu tanaman tembakau miliknya rusak, busuk, dan mati akibat tanah di sekelilingnya tergenang air hujan.

Tanaman tersebut ditanamnya di lahan seluas 4 hektare (ha) dengan populasi 36.000 tembakau jawa dan 50.000 tembakau pabrikan.

"Rugi lebih dari Rp17 juta," ungkapnya kepada Reporter blokBojonegoro.com, Rabu (20/7/2016).

Kerugian tersebut dihitungnya mulai dari sewa lahan pertanian, pembelian bibit tanaman tembakau, pemupukan, serta tenaga manusia.

Kini, Warji telah menanam tembakau untuk kedua kalinya dengan populasi tanam sama seperti awal penanaman. Tanaman itu saat ini baru berumur dua minggu. Terkait kondisi tanam kedua, kata Warji cukup bagus. Asalkan curah hujan tidak terlalu tinggi.

"Tanaman tembakau sangat rentan air hujan," tuturnya. Dia berharap, tanam kedua itu membuahkan hasil.

Hal yang sama juga diungkapkan petani tembakau lainnya, Ginatrap. Dia juga mengaku rugi jutaan rupiah pada awal tanam tembakau kemarau ini. Bahkan, lahan seluas 3.000 meter persegi (m2) yang sebelumnya ditanami tembakau, kini dibiarkan terbengkalai.

"Mau tanam lagi khawatir mati lagi, soalnya cuacanya tak menentu," ucap Ginatrap.

Kerugian ini tidak hanya dialami petani tembakau di wilayah Kecamatan Purwosari saja. Namun, juga di semua petani tembakau di Kota Ledre. [oni/lis]

Cuaca Tak Menentu, Petani Tembakau Kembali Resah

Rabu, 20 Juli 2016 19:00:04 Cuaca Tak Menentu, Petani Tembakau Kembali Resah
Reporter: Maratus Shofifah

blokBonegoro.com -
Sejumlah petani tembakau di Kabupaten Bojonegoro mengaku resah dengan keberadaan tanaman mereka karena kondisi cuaca yang kurang bersahabat.Sebab dalam beberapa hari terakhir, hujun mengguyur wilayah Bojonegoro dan sekitarnya. Kondisi tersebut membuat tanaman tembakau mereka tergenang air dan terancam membusuk.

Hal itu diungkapkan Soleh salah satu petani tembakau di Kabupaten Bojonegoro saat ini tanamannya tergenang air ketika hujan mengguyur hampir sehari penuh. Tanaman tembakau mulai tergenang air sejak kemarin, bahkan hari ini kembali hujan dan membuat lahan tanaman kembali tergenang air. Akibatnya tanaman bibit banyak yang mati.

"Baru saja mau tanam, tapi sudah diguyur hujan dan mati," ujar pria asal Kecamatan Kedungadem ini.

Ada beberapa yang sudah tumbuh, namun karena genangan air bisa membuat tanaman tidak tumbuh dengan baik seperti layaknya tanaman tembakau dalam kondisi normal. "Kalau seperti ini terus, kemungkinan besar kami akan mengalami kerugian. Karena tidak mungkin tanaman tembakau bisa tumbuh baik dengan kondisi seperti ini," keluhnya.

Soleh mengaku pihaknya berharap kondisi turunnya hujan dapat segera berlalu. Sehingga ia bisa kembali merawat tenamannya hingga tumbuh dengan baik. "Kami berharap cuaca kembali normal, sekalipun saat ini kami merasa cemas dengan keadaan tanaman tembakau," pungkasnya. [ifa/lis]

Kondisi Jembatan Mojodelik-Ngrejeng Memperihatinkan

Rabu, 20 Juli 2016 18:00:48 Kondisi Jembatan Mojodelik-Ngrejeng Memperihatinkan
Reporter: Muhamad Fatoni

blokBojonegoro.com - Kondisi jembatan penghubung Desa Ngrejeng, Kecamatan Purwosari - Desa Mojodelik, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro sungguh memperihatinkan.

Bantalan kayu jembatan sepanjang 25 meter dengan lebar 2 meter itu mulai lapuk dan rusak termakan usia. Beton penyangga jembatan itu juga perlahan terkikis.

Hal itu dirasa sangat membahayakan keselamatan pengendara roda dua. Jembatan yang membentang Sungai Kali Gandong itu bisa roboh sewaktu-waktu.

Menurut Warji, warga Desa Ngrejeng, jembatan antar desa tersebut dibangun swadaya masyarakat pada tahun 2009 lalu. Itu supaya mereka yang bepergian ke wilayah Mojodelik dan sekitarnya tak perlu memutar Desa Beged, Kecamatan Gayam.

"Begitu warga desa sebaliknya," ungkap Warji kepada blokBojonegoro.com, Rabu (20/7/2016).

Diakui Warji, keberadaan jembatan itu sangat bermanfaat bagi warga sekitar. Sejak beberapa tahun terakhir sampai sekarang, jembatan itu dijadikan akses perekonomian warga sekitar. Termasuk anak-anak sekolah.

"Dalam seharinya, ratusan motor lewat jembatan itu. Tak terkecuali pelajar," ucapnya.

Seiring berjalannya waktu, jembatan mulai rusak. Warga pun memperbaiki dengan dana swadaya.

Kata Warji, sejauh ini belum ada wujud kepedulian dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, terkait kerusakan jembatan tersebut. "Belum ada sama sekali, hanya dicek saja," tuturnya.

Dia berharap, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro secepatnya membangun jembatan tersebut secara permanen. Sementara itu, Arifin, pengendara roda dua yang lewat jembatan itu mengaku sangat terbantu. Meski terkadang, dia merasa khawatir terperosok dan jatuh ke sungai.

"Terbantu. Tidak perlu lagi putar lewat Beged dan Pasar Tobo Desa Purwosari," ujarnya sambil berlalu. [oni/lis]

Jalan Berlubang di Poros Raya Purwosari Digenangi Air

Rabu, 20 Juli 2016 15:00:50 Jalan Berlubang di Poros Raya Purwosari Digenangi Air
Reporter: Muhamad Fatoni

blokBojonegoro.com - Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Bojonegoro, siang ini menggenangi sejumlah ruas jalan berlubang di poros raya Kecamatan Purwosari-Ngambon. Di antaranya, Desa Sedahkidul, Punggur dan Tlatah.
Kondisi ini dirasa sangat membahayakan keselamatan pengguna jalan yang melintas di jalur tersebut. Khususnya pengendara roda dua. Apabila tidak berhati-hati, mereka bisa terperosok.
Sampurno, seorang pengendara roda dua mengaku ekstra hati-hati ketika melintasi jalur tersebut. Sebab, kata dia, hampir semua jalan berlubang di poros raya itu tergenang air hujan.
"Kalau tidak berhati-hati bisa jatuh. Lubang jalan tidak terlihat," ujarnya kepada Reporter blokBojonegoro.com, Rabu (20/7/2016).
Pria yang mengaku sering lewat jalur itu mengungkapkan, jalan berlubang yang tergenang air hujan paling parah ada di sepanjang Desa Tlatah.
"Di jalur itu memang banyak lubang menganga terisi air hujan," ungkap Sampurno.
Menurut warga setempat, kerusakan poros raya antar kecamatan itu sudah berlangsung lama. Akan tetapi, hingga sekarang ini belum ada perbaikan dari pemerintah.
Mereka berharap, pemerintah segera memperbaiki kerusakan tersebut. Ini mengingat kendaraan yang melintas di jalur itu cukup padat setiap harinya. Apalagi, jalur itu merupakan akses utama perekonomian warga. [oni]

JADWAL PELAJARAN SMK NEGERI DANDER SEMESTER GANJIL TAHUN PELAJARAN 2016 / 2017 ( Kelas X Multimedia )




JADWAL PELAJARAN SMK NEGERI DANDER SEMESTER GANJIL
                                              TAHUN PELAJARAN 2016 / 2017




SENIN ( RUANG : 9)
JAM KE / WAKTU
PELAJARAN & GURU PENGAJAR
1 ( **.** - **.** )
UPACARA
* ( **.** - **.** )
Do’a, Baca Al-Qur’an Dan Menyanyikan Lagu Indonesia Raya
2 ( **.** - **.** )
Produktif ( M. Anton Galih W, S.Kom )
3 ( **.** - **.** )
4 ( **.** - **.** )
5 ( **.** - **.** )

ISTIRAHAT
6 ( **.** - **.** )
PPKn ( Rachmad, M.M,Pd ) / Wali Kelas
7 ( **.** - **.** )

ISTIRAHAT
8 ( **.** - **.** )
Bahasa Indonesia ( Dra. Sugiatmini )
9 ( **.** - **.** )
SELASA (RUANG : 9 )
JAM KE / WAKTU
PELAJARAN & GURU PENGAJAR
* ( 07.00 – 07.15 )
Do’a, Baca Al-Qur’an Dan Menyanyikan Lagu Indonesia Raya
1 ( 07.15 – 07.55 )
Pemrogaraman Dasar ( Agung Priyo S, A,M.Pd )
2 ( 07.55 – 08.35 )
3 ( 08.35 – 09. 15 )
Bahasa Indonesia ( Dra. Sugiatmini )
4 ( 09.15 – 09.56 )

ISTIRAHAT
5 ( 10.10 – 10.50 )
Produktif ( M. Anton Galih W, S.Kom )
6 ( 10.50 – 11.30 )

ISTIRAHAT
7 ( 12.00 – 12.40 )
8 ( 12.40 – 13.20 )
Fisika ( Nurfa’ida Wahyu P, S.pd )
9 (13.20 – 14.00 )
RABU ( RUANG : 8)
JAM KE / WAKTU
PELAJARAN & GURU PENGAJAR
*  ( 07.00 – 07.15 )
Do’a, Baca Al-Qur’an Dan Menyanyikan Lagu Indonesia Raya
1 ( 07.15 – 07.55 )
Sistem Komputer ( Agung Priyo S, A,M.Pd )
2 ( 07.55 – 08.35 )
3 ( 08.35 – 09. 15 )
Seni Budaya ( Lin Hari, S.Pd )
4 ( 09.15 – 09.56 )

ISTIRAHAT
5 ( 10.10 – 10.50 )
Bahasa Inggris ( Rico Rusdiantoro, S.Pd )
6 ( 10.50 – 11.30 )

ISTIRAHAT
7 ( 12.00 – 12.40 )
Pendidikan Agama & Budi Pekerti

( Joko Purnomo, S. Th. I )
8 ( 12.40 – 13.20 )
9 (13.20 – 14.00 )
KAMIS ( RUANG : 8 )
JAM KE / WAKTU
PELAJARAN & GURU PENGAJAR
* ( 07.00 – 07.15 )
Do’a, Baca Al-Qur’an Dan Menyanyikan Lagu Indonesia Raya
1 ( 07.15 – 07.55 )
Sejarah Indonesia ( Mochamad Hadi I., S.Pd )
2 ( 07.55 – 08.35 )
3 ( 08.35 – 09. 15 )
PenjaskesOR ( Susi Setyawati, S.Pd )
4 ( 09.15 – 09.56 )

ISTIRAHAT
5 ( 10.10 – 10.50 )
6 ( 10.50 – 11.30 )
Mulok ( Dra. Hj. Nida’ul Mahmudah )

ISTIRAHAT
7 ( 12.00 – 12.40 )
8 ( 12.40 – 13.20 )
Kewirausahaan ( Dra. Sri Redjeki )
9 (13.20 – 14.00 )
JUM’AT ( RUANG : LAB KOMPUTER. MM )
JAM KE / WAKTU
PELAJARAN & GURU PENGAJAR
* ( 07.00 – 07.15 )
Do’a, Baca Al-Qur’an Dan Menyanyikan Lagu Indonesia Raya
1 ( 07.15 – 07.55 )
Matematika ( Kuswidyatnarko, S.Pd )
2 ( 07.55 – 08.35 )
3 ( 08.35 – 09. 15 )
Produktif ( Fatkur Fauzi, S.Pd )
4 ( 09.15 – 09.56 )

ISTITAHAT
5 ( 10.10 – 10.50 )
6 ( 10.50 – 11.30 )








SABTU ( RUANG : LAB KOMPUTER. MM )
JAM KE / WAKTU
PELAJARAN & GURU PENGAJAR
* ( 07.00 – 07.15 )
Do’a, Baca Al-Qur’an Dan Menyanyikan Lagu Indonesia Raya
1 ( 07.15 – 07.55 )
Produktif ( Fatkur Fauzi, S.Pd )
2 ( 07.55 – 08.35 )
3 ( 08.35 – 09. 15 )
4 ( 09.15 – 09.56 )

ISTIRAHAT
5 ( 10.10 – 10.50 )
Matematika ( Kuswidyatnarko, S.Pd )
6 ( 10.50 – 11.30 )

ISTIRAHAT
7 ( 12.00 – 12.40 )
Simulasi Digital ( M. Anton Galih W, S.Kom )
8 ( 12.40 – 13.20 )
9 (13.20 – 14.00 )



NB : Jadwal pelajaran ini khusus anak-anak kelas X Multimedia SMK NEGERI DANDER
KREASI       : RUDI TORO SETIAWAN
KELAS         : XII TEKNIK SEPEDA MOTOR 2
E-MAIL       : ruditorosetiawan@gmail.com
                       rudi.bojonegoro@yahoo.com
WEBSITE   www.ruditorosetiawan.com
HP / Tlp       :    0812-4923-415 / 0815-5044-526 / 0823-0132-1730 / 0822-4464-1640