Happy Hello Kitty Kaoani

Tidak Diizinkan Klik Kanan Untuk Copy Paste !!!

Senin, 06 November 2017

Lakukan Pencarian, BPBD Terjunkan Tim SAR


Selasa, 07 November 2017 09:00:00
Warga Ngraho Tenggelam di Bengawan Solo

Lakukan Pencarian, BPBD Terjunkan Tim SAR
Reporter: M. Yazid

blokBojonegoro.com - Jasad Abu Naim (25), warga Dusun Merbong Desa Payaman RT.09/RW.02 Kecamatan Ngraho Kabupaten Bojonegoro yang tenggelam di Bengawan Solo, Senin (6/11/2017) sore, belum ditemukan. Sehingga puluhan personil tim SAR gabungan dikirim ke lokasi kejadian, untuk melakukan pencarian.

Baca juga [Seberangi Bengawan Solo, Warga Ngraho Tenggelam]

"Tim SAR gabungan Bojonegoro sebanyak 20 personil, Basarnas 6 personil, SAR Cepu 7 personil dan menggunakan empat perahu karet," kata kepala pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro, Andik Sudjarwo, Selasa (7/11/2017).

Seperti diketahui, bapak satu anak tersebut dikabarkan tenggelam di bengawan solo yang berada di daerah tersebut, saat menyebrangi bengawan solo setelah selesai mandi.

Meskipun debit bengawan solo tidak seberapa, namun derasnya arus dan korban tidak kuat menahan sehingga terbawa arus sungai. Berbagai upaya sudah dilakukan BPBD, termasuk melakukan pencarian dengan menunggu di bawah arus Bengawan solo dari lokasi tenggelamnya korban. [zid/mu]

Bagaimana Seks Memengaruhi Kerja Otak

Selasa, 07 November 2017 07:00:00

Bagaimana Seks Memengaruhi Kerja Otak
Reporter: -

ruditorosetiawan.com - Ada alasan kuat mengapa kita menginginkan dan menyukai hubungan seksual. Aktivitas bercinta ini ternyata memengaruhi otak dan tentunya menyehatkan fisik.

Menurut Barry R. Komisaruk, PhD, profesor psikologi terkemuka dari Rutgers University di Newark, New Jersey, pengaruh seks terhadap otak bukanlah subjek studi yang mudah untuk dipelajari, sehingga penelitian ini masih perlu dikembangkan. Tapi para ilmuwan mulai mengungkap misteri tersebut.

Berikut apa yang diketahui sejauh ini tentang pengaruh seks terhadap otak.

1. Seks seperti obat


Seks membuat kita merasa lebih baik. Karena itulah kita menginginkannya, menyukainya, dan menghabiskan banyak waktu mencari pasangan untuk seks. Kesenangan yang kita dapatkan dari seks sebagian besar disebabkan oleh pelepasan dopamin, neurotransmiter penting yang terdapat pada otak manusia, yang berfungsi sebagai pengantar pesan atau rangsangan antar saraf, dan sebagai hormon.

Dopamin juga salah satu kimiawi organik yang berperan saat orang kecanduan. “Mengonsumsi kokain dan berhubungan seks tidak persis sama, tapi melibatkan daerah dan area otak yang sama," kata Timothy Fong, MD, associate professor psikiatri di UCLA David Geffen School of Medicine. Kafein, nikotin, dan cokelat juga mengaktifkan melepas dopamin.

2. Anti-depresan


Sebuah penelitian tahun 2002 di Universitas Albany mengamati 300 perempuan dan menemukan bahwa mereka yang berhubungan seks tanpa kondom memiliki gejala depresi lebih sedikit dibandingkan perempuan yang menggunakan kondom.

Para peneliti berhipotesis bahwa berbagai senyawa dalam sperma, termasuk estrogen dan prostaglandin, memiliki sifat anti-depresan, yang kemudian diserap ke dalam tubuh setelah berhubungan seks. Ini adalah kabar baik bagi siapa saja yang memiliki hubungan monogami, namun jika masih bermain-main, jangan lupa menggunakan kondom.

 3. Seks (terkadang) bisa menciptakan suasana ‘sedih’


Dopamin mungkin akan terlepas sesaat setelah berhubungan seks, tapi setelah itu? Menurut para peneliti, ada kondisi yang disebut post-sex blues (postcoital dysphoria). Sekitar sepertiga dari perempuan dalam satu penelitian mengungkapkan mengalami kesedihan setelah berhubungan seks. Meskipun ada kemungkinan penyesalan atau perasaan dipaksa menjadi alasan, namun peneliti tidak dapat menjelaskan hubungan ini.

4. Mengurangi rasa sakit


Jangan menolak ajakan bercinta dari pasangan saat mengalami sakit kepala. Penelitian menunjukkan bahwa berhubungan seks dapat meredakan gejala sakit kepala. Dalam sebuah penelitian di Jerman tahun 2013, 60 persen peserta yang menderita migrain dan 30 persen penderita sakit kepala kluster yang berhubungan seks selama periode sakit kepala melaporkan berkurang sebagian atau sepenuhnya.

5. Seks bisa menghilangkan ingatan


Setiap tahun, kurang dari 7 orang per 100.000 orang mengalami "amnesia transien global," kehilangan ingatan mendadak yang tidak dapat dikaitkan dengan kondisi neurologis lainnya. Kondisi itu bisa ditimbulkan oleh seks yang kuat, juga stres emosional, sakit, luka kepala ringan, prosedur medis dan masuk ke air panas atau dingin.

Kondisi hilang ingatan bisa berlangsung beberapa menit atau beberapa jam. Selama periode tersebut, seseorang tidak dapat membentuk ingatan baru atau mengingat peristiwa yang sangat baru. Untungnya, tidak ada efek jangka panjang untuk hal ini.

6. Seks bisa meningkatkan daya ingat


Sebuah penelitian di tahun 2010 menemukan bahwa dibandingkan dengan tikus yang bertahan satu malam, tikus yang melakukan hubungan seks (sekali sehari selama 14 hari berturut-turut) menghasilkan lebih banyak neuron di hippocampus, area otak yang terkait dengan ingatan. Temuan ini didukung oleh penelitian kedua, juga pada tikus. Tapi, masih harus dilihat apakah seks teratur juga memiliki efek ini pada manusia.

7. Menenangkan

Studi serupa yang menghubungkan seks teratur dengan dorongan otak pada tikus juga menemukan bahwa stres terhadap tikus berkurang. Tentu hal ini juga bekerja pada manusia. Satu studi menemukan bahwa orang-orang yang baru saja melakukan hubungan seksual memiliki respon yang lebih baik terhadap situasi yang penuh tekanan, seperti berbicara di depan umum.

8. Seks membuat mengantuk


Seks cenderung membuat pria mengantuk daripada perempuan, dan ilmuwan berpikir mereka tahu mengapa: Bagian otak yang dikenal sebagai korteks prefrontal turun setelah ejakulasi. Kondisi ini, bersamaan dengan pelepasan oksitosin dan serotonin, yang menyebabkan sindrom “berguling dan tertidur”.

*Sumber: kompas.com

462 Peserta Sekolah Non Formal Juga Terima PIP

Senin, 06 November 2017 09:00:00

462 Peserta Sekolah Non Formal Juga Terima PIP
Reporter: M. Safuan

blokBojonegoro.com - Program Indonesia Pintar (PIP) di Kabupaten Bojonegoro tidak hanya menyasar sekolah formal, namun juga sekolah non formal yang pesertanya tergolong dari keluarga yang tidak mampu.

"Penerima PIP di sekolah non formal totalnya sebanyak 462 peserta, mulai dari sekolah paket kesetaraan A, B dan C," tutur Wahyu Hidayat, selaku Kasi Kesetaraan Bidang PAUD dan Dikmas, Dinas Pendidikan Daerah Bojonegoro saat ditemui blokBojonegoro.com.

Penerima PIP sekolah non formal ini seperti halnya penerima PIP sekolah formal, yakni siswa yang berusia antara 6 hingga 21 tahun. Awalnya jumlah yang diusulkan berdasarkan Format Sekolah Usulan (FUS) 2016 sebanyak 530 peserta, dari jumlah tersebut baru peserta Paket Kesetaraan C yang sudah menerima pencairan dana PIP, sedangkan kekurangannya masih dalam tahap validasi.

"Ini pertama kalinya peserta Paket Kesetaraan di Bojonegoro menerima PIP, padahal sudah beberapa kali pihaknya mengajukan, namun baru tahun 2017 ini bisa diterima peserta sekolah non formal," ungkapnya.

Pencairan dana PIP yakni sama halnya dengan penerima PIP yang lain, sebelumnya penerima membuka rekening untuk buku tabungan simpanan pelajar, kemudian dana PIP dikirim melalui tabungan penerima yang bersangkutan.

Seperti diketahui, dana PIP yang disalurkan itu untuk keringanan bagi peserta sekolah non formal yang tergolong tidak mampu, guna dimanfaatkan membeli perlengkapan sekolah. [saf/mu]

Jumat, 03 November 2017

Mau Menikah, Calon Pengantin Keluhkan Bimbingan di Kemenag

Jum'at, 03 November 2017 14:00:40

Mau Menikah, Calon Pengantin Keluhkan Bimbingan di Kemenag
Reporter : M Safuan

blokBojonegoro.com - Bimbingan calon pengatin (catin) yang dilaksanakan dua hari di Kantor Kemenag Bojonegoro dikeluhkan oleh peserta bimbingan. Pasalnya, pelaksanaan tersebut harus memakan waktu lama untuk datang mengikuti bimbingan itu.

"Mau jadi penganti sekarang banyak aturan terlebih lagi harus ikut bimbingan selama 2 hari lagi," ungkap salah satu calon Pengantin asal Kecamatan Kasiman.

Menurutnya, bimbingan seperti ini seharusnya bisa dilaksanakan di wilayah Kecamatan masing-masing. "Jadi tak harus datang ke Kota Bojonegoro," keluh catin tersebut.
Pelaksanaan kewajiban mengikuti Bimbingan Pengantin selama dua hari juga dikeluhkan oleh salah satu catin yang bekerja di Surabaya. Dirinya harus rela ikut bimbingan ini walaupun harus izin libur kerja.

"Ya terpaksa harus pulang lagi, padahal beberapa waku lalu sudah izin pulang. Untungnya dibolehkan walaupun agak dimarahi," keluh salah satu calon yang enggan disebutkan namanya tersebut.

Terpisah, Kepala KUA Kecamatan Kasiman Gusjali saat ditemui blokBojonegoro.com mengungkapkan. Dirinya hanya melakukan tugasnya yakni melaksanakan peraturan baru, dengan menyampaikannya kepada calon pengantin.

"Kita telah menyetorkan nama-nama calon Pengantin ke kantor. Namun untuk nama peserta tinggal Kemenag Bojonegoro yang tentukan," jelasnya. [saf/ito]

HMI Bojonegoro Berikan Pengobatan Gratis di Jatitengah

Jum'at, 03 November 2017 13:00:10

HMI Bojonegoro Berikan Pengobatan Gratis di Jatitengah
Pengirim: HMI Cabang Bojonegoro

blokBojonegoro.com -
Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bojonegoro gelar pengobatan gratis di Desa Jatitengah, Kecamatan Sugihwaras, Kabupaten Bojonegoro. Diperkirakan lebih dari 200 warga datang untuk mengikuti pengobatan massal ini.

Kepala Desa Jatitengah, Puji Hantono mewakili masyarakat dan pemerintah desa mengaku sangat senang dengan adanya pengobatan ini.

"Selama kegiatan ini positif, kami akan sangat mendukungnya, apalagi ketua HMI-nya adalah putera desa kita sendiri," kata Puji Hantono, Kamis (2/11/2017).

PJ Ketua Umum HMI Cabang Bojonegoro, Rama mengatakan, kegiatan ini tidak di pungut biaya sama sekali, dan murni bakti sosial yang dilakukan oleh Pengurus HMI Cabang Bojonegoro.

"Kegiatan ini sebagai bentuk pengabdian kami kepada masyarakat. Salah satunya melalui bidang kesehatan. Kami berharap kegiatan seperti ini bisa berkelanjutan dan merata ke semua wilayah di Bojonegoro," ujar Rama.

Pengobatan massal ini dilayani oleh 3 orang yang terdiri dari 2 orang dokter dan seorang apoteker kesehatan dari Lembaga Kesehatan Mahasiswa Islam (LKMI). Tim LKMI tiba di lokasi pengobatan massal pukul 12.35 WIB, terlambat 2 jam dari yang dijadwalkan karena terkendala macet dan akses jalan yg jauh.

Setibanya di Desa Jatitengah, Tim LKMI langsung disambut oleh masyarakat yang kebanyakan ibu-ibu ini dengan sangat senang.

Dokter Opan, menjelaskan, keluhan yang umum diderita para warga yang hadir di antaranya kepala pusing, gangguan lambung atau pencernaan, gatal-gatal, reumatik, dan asam urat.

"Kami dari Tim LKMI mengajak masyarakat untuk memeriksakan kesehatan sehingga apa yang menjadi keluhan bisa segera diatasi," ujarnya. [ito]

Tertipu Seratusan Juta, Warga Purwosari Lapor Polisi

Jum'at, 03 November 2017 11:00:50
Pengisian Perangkat Desa Serentak

Tertipu Seratusan Juta, Warga Purwosari Lapor Polisi
Reporter: M. Yazid

blokBojonegoro.com -
Setelah membuka posko pengaduan di Kantor SPKT Polres Bojonegoro pasca pengisian perangkat desa, Polres Bojonegoro menerima laporan. Salah satunya dari Mulyono (33)  Alamat Desa Kuniran RT.14/RW.02 Kecamatan Purwosari, Kabupaten Bojonegoro yang melapor ke Polres, karena diduga tertipu ratusan juta rupiah dalam pengisian perangkat desa yang diikutinya.

Kapolres Bojonegoro AKBP Wahyu Sri Bintoro masih menyelidiki laporan tersebut. "Masih diselidiki dan laporannya sudah diterima," jelasnya kepada blokBojonegoro.com.

Pelapor mendatangi Polres Bojonegoro untuk melaporkan M (40), warga Desa Kuniran, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Bojonegoro, yang menjabat Kepala Desa. Menceritakan sekitar tahun 2015, pelapor menyerahkan uang sebesar Rp 30 juta kepada terlapor. Dijanjikan dijadikan sebagai perangkat Desa Kuniran, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Bojonegoro.

Namun selang beberapa lama, pelapor menanyakan kepada terlapor namun jawabnya hanya janji-janji saja. Berikutnya, sekitar tanggal 13 Oktober 2017 pukul 12.00 WIB di rumah Sarno, yang juga warga Desa Kuniran, pelapor meyerahkan uang lagi Rp 60 juta kepada terlapor.

Berikutnya, tanggal 19 Oktober 2017 sekitar pukul 20.00 WIB pelapor kembali menyerahkan uang lagi sebesar Rp 20 juta. Namun tanggal 26 Oktober 2017, pelapor yang juga calon perangkat desa mengikuti ujian, tapi hasilnya tidak lulus.

Merasa dibohongi, pelapor menanyakan kepada terlapor terkait janji awalnya, namun tidak ada kepastian. Sehingga pelapor melaporkan kejadian tersebut ke Polres Bojonegoro untuk melaporkan dugaan penipuan yang mengakibatkan kerugian Rp 110 juta.

"Kalau ada yang merasa ditipu atau membayar sejumlah uang terkait pengisian perangkat desa, meskipun tidak ada buktinya. Nanti kita yang menyelidiki," terang Kapolres Wahyu saat disinggung bukti kwitansi pembayaran.

Ditambahkan, Polres Bojonegoro juga bekerjasama dengan Universitas Bojonegoro yang membuka pengaduan terkait pengisian perangkat desa. [zid/ito]

Belum Semua, Berikut Desa yang Sudah Keluarkan Rekomendasi

Jum'at, 03 November 2017 10:00:11
Pengisian Perangkat Desa Serentak

Belum Semua, Berikut Desa yang Sudah Keluarkan Rekomendasi
Reporter: M. Yazid

blokBojonegoro.com -
Pasca pengumuman hasil pengisian perangkat desa serentak 2017, beberapa pemerintah desa sudah mengeluarkan surat rekomendasi. Bahkan diantara desa tersebut sudah mengadakan pelantikan perangkat desa terpilih, seperti halnya Kecamatan Kedewan.

Data yang dihimpun blokBojonegoro.com, sampai tanggal 3 Nopember 2017 menyebutkan yang sudah mengeluarkan rekomendasi diantaranya Kecamatan Bojonegoro dari tujuh desa sudah ada tiga desa direkomendasi. Sedangkan di Kecamatan Balen baru 9 desa dari 23 desa.

Sementara itu di Kecamatan Sugihwaras sudah ada 8 desa mengeluarkan rekomendasi dari 14 desa dan Kecamatan Baureno baru satu desa dari 23 desa. Termasuk Kecamatan Kepohbaru sudah mencapai 20 desa yang merekomendasi dari 25 desa.

Kecamatan Ngasem dari 15 desa yang sudah rekomendasi 3 desa, Kecamatan Padangan sudah 13 desa dari 16 desa, Kecamatan Kasiman dua desa yang rekomendasi dari 9 desa dan Kecamatan Kedewan dengan jumlah empat desa sudah semuanya rekomendasi yang dilantik dua desa.

Serta Kecamatan Ngambon ada tiga desa yang rekomendasi dari lima desa dan Kecamatan Margomulyo total enam desa sudah seluruhnya rekomendasi. "Terakhir pelantikan 21 Desember," kata Kepala humas dan protokol Pemkab Bojonegoro, Heru Sugiharto.(zid)

BERIKUT DATA PENGAJUAN REKOMENDASI & PELANTIKAN PERANGKAT DESA HASIL UJIAN TGL. 26-10-2017

   1. Kec. Bojonegoro
       Jumlah Desa  :  7
       Rekomendasi : 3
       Dilantik            :
   2. Kec. Kapas
       Jumlah Desa  : 20
       Rekomendasi :
       Dilantik            :
   3. Kec. Balen
       Jumlah Desa  : 20
       Rekomendasi :  9
       Dilantik            :
   4. Kec. Sugihwaras
       Jumlah Desa  : 14
       Rekomendasi :   8
       Dilantik            : -
   5. Kec. Temayang
       Jumlah Desa  : 11
       Rekomendasi :
       Dilantik            :
   6. Kec. Dander
       Jumlah Desa  : 16
       Rekomendasi :
       Dilantik            :
   7. Kec. Trucuk
       Jumlah Desa  : 10
       Rekomendasi :
       Dilantik            :
   8. Kec. Sukosewu
       Jumlah Desa  : 14
       Rekomendasi :
       Dilantik            :
   9. Kec. Baureno
       Jumlah Desa  : 23
       Rekomendasi : 1
       Dilantik            :
10. Kec. Sumberrejo
       Jumlah Desa  : 25
       Rekomendasi :
       Dilantik            :
11. Kec. Kanor
       Jumlah Desa  : 25
       Rekomendasi :
       Dilantik            :
12. Kec. Kepohbaru
       Jumlah Desa  : 25
       Rekomendasi : 20
       Dilantik            :
13. Kec. Kedungadem
       Jumlah Desa  : 22
       Rekomendasi :
       Dilantik            :
14. Kec. Kalitidu
       Jumlah Desa  : 18
       Rekomendasi :
       Dilantik            :
15. Kec. Bubulan
       Jumlah Desa  :  5
       Rekomendasi :
       Dilantik            :
16. Kec. Ngasem
       Jumlah Desa  : 15
       Rekomendasi : 3
       Dilantik            :
17. Kec. Gondang
       Jumlah Desa  :  7
       Rekomendasi :
       Dilantik            :
18. Kec. Malo
       Jumlah Desa  : 19
       Rekomendasi :
       Dilantik            :
19. Kec. Sekar
       Jumlah Desa  :  5
       Rekomendasi :
       Dilantik            :
20. Kec. Padangan
       Jumlah Desa  : 16
       Rekomendasi : 13
       Dilantik            :
21. Kec. Purwosari
       Jumlah Desa  : 12
       Rekomendasi :
       Dilantik            :
22. Kec. Kasiman
       Jumlah Desa  :  9
       Rekomendasi :  2
       Dilantik            :
23. Kec. Kedewan
       Jumlah Desa  :  4
       Rekomendasi :  4
       Dilantik            :  2
24. Kec. Tambakrejo
       Jumlah Desa  : 18
       Rekomendasi :
       Dilantik            :
25. Kec. Ngraho
       Jumlah Desa  : 16
       Rekomendasi :
       Dilantik            :
26. Kec. Ngambon
       Jumlah Desa  :  5
       Rekomendasi :  3
       Dilantik            :
27. Kec. Margomulyo
       Jumlah Desa  :  6
       Rekomendasi :  6
       Dilantik            :
28. Kec. Gayam
       Jumlah Desa  :  7
       Rekomendasi :
       Dilantik            :