Happy Hello Kitty Kaoani

Tidak Diizinkan Klik Kanan Untuk Copy Paste !!!

Senin, 21 Agustus 2017

Disdik: Belum Ada Ketentuan Terkait Sekolah Minim Siswa

Senin, 21 August 2017 16:00:00

Reporter: M. Safuan

blokBojonegoro.com - Adanya Sekolah Dasar (SD) yang pada tahun ajaran baru kemarin mendapatkan siswa tak sesuai rombongan belajar (Rombel), Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bojonegoro angkat bicara terkait perihal tersebut.

Saat ditemui blokBojonegoro.com, Kabid SD Disdik Bojonegoro, Chumaidi menerangkan, memang ada beberapa SD yang pada tahun ajaran tahun baru ini mendapat sedikit siswa baru.

"Permasalahan seperti itu, di setiap SD yang ada di kecamatan pasti ada, dikarenakan kondisi letak geografis dan kondisi masyarakatnya berbeda," jelasnya.

Meski begitu, pihak Disdik Bojonegoro tetap menjalankan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di sekolah bersangkutan, meskipun dalam SD itu terdapat hanya ada siswa yang bisa dihitung dengan jari, seperti yang diberitakan beberapa waktu lalu bahwa SDN Clebung 1 jumlah siswanya hanya ada beberapa saja, mulai dari kelas 1 hingga kelas VI.

Seharusnya dalam aturan dalam KBM itu, setiap Rombel minimal 20 hingga 28 siswa, oleh karena itu, melihat kondisi di lapangan, pihak Dinas Pendidikan hanya bisa memberikan fasilitas KBM di setiap SD. "Sedangkan untuk hal lain menunggu Keputusan dari pusat," jelas Chumaidi.

Untuk melakukan merger dengan sekolah lain, menurut Chumaidi, juga tidak bisa diambil tindakan, karena hal itu menunggu keputusan dari pusat yakni dari Kemendikbud. Karena selama ini belum ada ketentuannya.

"Yang terpenting anak usia SD harus sekolah, makanya SD harus menampung anak putus sekolah," bebernya. [saf/mu]

Aturan Baru, Parpol Harus Siapkan Diri

Senin, 21 August 2017 15:00:00

Reporter: M. Yazid

blokBojonegoro.com - Berbeda dengan aturan pelaksanaan pemilihan umum sebelumnya, terutama pemilihan legislatif. Pasalnya sesuai undang-undang pemilu yang baru akan diterapkan, partai politik (Parpol) harus bersiap diri mengikuti regulasi baru tersebut.

Ketua komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bojonegoro, Abdim Munib mengatakan, kedatangan DPC PKB sangat diterima dengan baik, karena melalui komunikasi dan sharing mengenai perundang-undangan akan lebih enak dalam implementasinya.

Sehingga dalam berdiskusi tahapan pemilu bupati dan termasuk pembahasan hal-hal strategis di dalam undang-undang yang belum diberikan nomernya terkait konversi suara menjadi kursi. "Yang perlu disiapkan partai adalah persiapan regulasi baru karena mereka juga sebagai peserta pemilu dan mereka sebagai pelaksana atas berbagai ketentuan dalam peran undang-undang," jelasnya.

Selain itu ada perbedaan dengan tahun lalu, diantaranya adalah soal konversi suara menjadi kursi. Kalau tahun 2014 memakai model kuota her ada BPP, tapi di pemilu 2019 nanti di dalam undang-undang sudah disepakati, namun belum ditandatangani akan ada model konversi suara menjadi kursi dengan menggunakan model sainte league.

"Shingga tidak ada lagi BPP, yang ada adalah suara itu dibagi dengan 1, 3, 5 dan seterusnya," terang Munib. [zid/mu]

Ditemukan 100 Meter Dari Lokasi, Korban Meninggal Dunia

Senin, 21 August 2017 14:00:00
Ditemukan 100 Meter Dari Lokasi, Korban Meninggal Dunia
Reporter: M. Yazid

blokBojonegoro.com - Setelah dilakukan pencarian, Nuruddin Jauhari (9), alamat RT.08/RW.02 Dusun Merbong, Desa Payaman, Kecamatan Ngraho, Kabupaten Bojonegoro, yang dikabarkan tenggelam di Bengawan Solo sudah ditemukan, Senin (21/8/2017). Namun jasad pelajar kelas 4 SDN Payaman 2 itu ditemukan berjarak 100 meter dari lokasi tenggelam dan sudah meninggal dunia.

"Alhamdulillah korban telah diketemukan pada pukul 13.35 WIB dalam keadaan meninggal dunia, 100 meter dari lokasi tenggelam," kata kepala pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro, Andik Sudjarwo.

Seperti diketahui, Nuruddin Jauhari tenggelam pukul 15.00 WIB, Minggu (21/8/2017), saat mandi di bengawan solo setelah korban mancing di lokasi tersebut. Namun jasad korban baru diketemukan yang dibantu tim SAR gabungan mencari korban.

Untuk mengantisipasi kejadian tersebut terulang, Andik menghimbau agar masyarakat berhati-hati meskipun debit bengawan solo mulai berkurang. "Berhati hati bila beraktifitas di bengawan, meskipun dalam kondisi kemarau. Lebih-lebih bagi anak-anak agar orang tua tetap memberikan pengawasan," pesannya. [zid/mu]

Kemenangan Gerilya Diawali dari Gondang

Senin, 21 August 2017 12:00:16
Kemenangan Gerilya Diawali dari Gondang
Reporter: Parto Sasmito
blokBojonegoro.com - Pada lereng utara Pegunungan Kendeng yakni mulai Sugihwaras, Bubulan hingga Ngambon, Bojonegoro menjadi tempat dan kedudukan unsur-unsur pimpinan militer dan sipil pada masa agresi militer Belanda ke dua.

Pembagian wilayah tersebut, di antaranya adalah Residen dengan Staf berada di Desa Deling, Kecamatan Ngambon (waktu itu). Kemudian, di Kecamatan Bubulan, yakni di Desa Jari ada Bupati Bojonegoro dengan staff  dan Desa Gondang Ngepeh ada Komando STM, serta Komando Militer. Di Kecamatan Sugihwaras, yakni Desa Papringan diduduki Komando Brigade dan Desa Temayang ada Batalyon XVI.
[Baca juga: Hari-Hari Menjelang Pertempuran Letda Soetjipto ]

Sekitar dua bulan, kepentingan rakyat tidak terurus, karena pemerintahan mengalami tekanan dan pukulan sehingga menjadi keadaan Gedesorganiseerd. Sehingga perlu diatasi dengan teratur.

"Dalam hal ini pemerintah harus tetap menjadi pegangan dan merupakan pusat pengharapan serta kepercayaan seluruh masyarakat," Panitia Penyusunan Sejarah Brigade Ronggolawe, Pengabdian Selama Perang Kemerdekaan Bersama Brigade Ronggolawe, 1984, 297.

Oleh karenanya, pada tanggal 2 dan 3 Maret 1949, di Desa Gondang telah berkumpul pimpinan pemerintahan militer dan sipil. Kemudian terselenggara rapat Koordinasi yang dipimpin oleh Letkol Sudirman (Letjen purn) dihadiri aparat pemerintahan dari 3 kabupaten.

Setelah dilakukan rapat kordinasi, maka seluruh ketentuan yang tertuang dalam bidang masing-masing mulai bagian umum, perekonomian, kemasyarakatan, penerangan, pendidikan, kesehatan, sosial, dan pertahanan, telah dimengerti dan dilaksanakan. Sehingga roda pemerintahan militer berjalan sesuai garis yag ditentukan.

Pertahanan rakyat mulai disusun dan diatur kembali, tiap desa membentuk pagar desa bekekuatan satu regu dan dipimpin oleh kader-kade desa yang umumnya terdiri dari anggota tentara yang bertempat di desa itu. Selain tugas tersebut, pager desa juga menjalankan tugas mengadakan sabotase, menjadi kurir, menjaga keamanan dan lainnya.

Aparat pemerintah mulai berjalan kembali untuk melakukan kewajibannya. Pasukan yang tercerai berai tela dapat melakukan konsolidasi. Hubungan antara komandan dan anggota telah berjalan normal. Antara pasukan tetangga sudah dapat saling memberikan informasi mengenai keadaan lawan.

Bahkan gerakan-gerakan mengadakan serangan ke pos-pos Belanda, penghadangan konvoi kendaraan dan pasukan lawan yang sedang mengadakan patroli dan sebagainya mulai aktif dijalankan oleh pasukan gerilya rakyat.

Sumber:Pengabdian Selama Perang Kemerdekaan Bersama Brigade Ronggolawe, Panitia Penyusunan Sejarah Brigade Ronggolawe.

Kamis, 17 Agustus 2017

Tak Mau Kalah, Guru SMKN 5 Antusias Lomba Makan Kerupuk

Jum'at, 18 August 2017 08:00:00
Tak Mau Kalah, Guru SMKN 5 Antusias Lomba Makan Kerupuk
Reporter: Nur Muharrom

blokBojonegoro.com - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) ke-72, segenap guru Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 5 Bojonegoro, tak mau kalah dengan para siswa-siswinya memeriahkan lomba yang diadakan pada hari ini, Jumat (18/8/2017).

Waka Kesiswaan, Naomi Wijayanti mengatakan, lomba yang diadakan oleh Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) ini untuk ikut serta memeriahkan hari kemerdekaan, disamping lomba diadakan untuk siswa, juga ada lomba yang hanya diikuti oleh para dewan guru, seperti lomba makan kerupuk, lomba futsal, tenis meja dan nyunggi tempeh (membawa tempeh di atas kepala).

"Sebelum lomba semua siswa dan guru mengikuti senam bersama, dan saat lomba masing-masing siswa memberikan semangat kepada bapak ibu guru," jelas Naomi kepada blokBojonegoro.com.

Tujuan diadakannya lomba itu sendiri, kata Naomi, tak lain untuk ikut menyemarakkan HUT RI tahun 2017, disamping itu sebagai contoh untuk siswa bahwa dalam hidup ini penuh dengan kompetisi, sekecil apapun itu kompetisinya maka harus dilakukan dengan sungguh-sungguh agar meraih hasil yang maksimal.

"Seperti bapak ibu guru saat mengikuti lomba, meski hanya makan krupuk yang diberi kecap manis, tapi semuanya mengikuti dengan sungguh-sungguh meski wajah jadi belepotan," tambah Waka Kesiswaaan SMK Migas Bojonegoro, sebutan SMK Negeri 5.

Salah satu ibu guru peserta lomba, Intan Cornelia Dewi mengatakan, sempat kesulitan saat mengikuti lomba makan kerupuk, lantaran dirinya sudah lama tidak mengikuti lomba tersebut, alhasil karena semangat dan mendapat support dari siswa-siswi akhirnya bisa menang.

"Sudah lama tidak ikut lomba seperti ini, seru bisa bertanding bersama guru-guru dan teriakan semangat dari siswa bikin tambah termotivasi untuk menang," tutupnya. [mu]

Woww...! Produksi Minyak JOB PPEJ 8.600 BPH

Jum'at, 18 August 2017 06:00:47
Woww...! Produksi Minyak JOB PPEJ 8.600 BPH
Reporter: Parto Sasmito
blokBojonegoro.com – Penurunan alamiah produksi di Blok Migas Tuban yang dioperatori Joint Operating Body Pertamina Petrochina East Java (JOB PPEJ) masih terus terjadi. Namun, berbagai upaya terus dilakukan oleh penanggungjawab lapangan agar produksi tidak semakin turun.
Dari akhir tahun 2016 yang masih 12.000 Barel Per Day (BPH), saat ini berada di angka 8.500 BPH. Jumlah tersebut bisa ditingkatkan sampai 9.000 BPH.
Produksi 8.500 BPH itu dibenarkan Acting Field Manager JOB PPEJ, Fauzi Mayanullah. Kepada blokBojonegoro.com ia menjelaskan, kalau jumlah produksi itu dari total 35 sumur aktif di Lapangan Sukowati di Kabupaten Bojonegoro dan Lapangan Mudi di Kabupaten Tuban. Total sumur yang ada 61 buah dan banyak yang mati.
“Di Lapangan Sukowati ada 36 sumur, rincianya Pad A (14 sumur) dan Pad B (21 sumur produksi dan 1 injeksi). Total yang aktif 26 sumur di Sukowati, Desa Ngampel, Kecamatan Kapas dan Desa Campurrejo, Kecamatan Kota, Bojonegoro,” jelasnya.
Pria yang sebelum di JOB PPEJ bekerja di Blok Jabung, Jambi itu menambahkan jika untuk Lapangan Mudi di Desa Rahayu, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban total ada 25 sumur. Rinciannya 4 sumur injeksi dan 21 sumur produksi, serta dari jumlah tersebut hanya 9 sumur yang aktif mengeluarkan minyak.
“Dari Lapangan Mudi hanya 1.150 BPH produksinya. Banyak sumur mati dan tersebar di Pad A, B dan C,” tegas bapak satu anak tersebut.
Jika dikurangi 1.150 BPH, artinya jumlah produksi minyak dari Lapangan Sukowati masih dominan, yakni dikisaran angka 7.350 BPH. Produksi tersebut akan terus dipertahankan sampai awal tahun 2018 mendatang.
“Saat ada sumur produksinya turun, maka sumur lain akan diproses untuk terus bisa mengeluarkam minyak. Sehingga penurunan produksi bisa ditekan,” pungkasnya. [ito/lis]

Kamis, 10 Agustus 2017

Harga Emas Antam Hari Ini Dipatok Rp595.000

Kamis, 10 August 2017 19:00:52

Harga Emas Antam Hari Ini Dipatok Rp595.000
Reporter: Maratus Shofifah
 
blokBojonegoro.com - Harga emas batangan atau Logam Mulia milik PT Aneka Tambang Tbk (Antam) hari ini dibuka naik Rp3.000 sementara hal yang sama juga terjadi untuk harga bucbvack yang juga naik Rp1.000 per gramnya.
 
Seperti dikutip dari situs perdagangan Logam Mulia Antam, Senin (31/7/2017) harga emas batangan pecahan 1 gram hari naik Rp1.000 dibanding sebelumnya. Kemarin (9/8/2017) harga emas dijual dengan harga Rp595.000 per gram sementara di hari ini harga turun menjadi Rp595.000 per gram.
 
Sementara, harga pembelian kembali alias buyback oleh emiten berkode ANTM itu juga naik Rp1.000. Hari ini dijual dengan harga Rp531.000 dari sebelumnya dijual dengan harga Rp530.000 per gram.
 
"Harga emas dan buyback di awal pekan dibuka turun," kata salah satu pedagang di Bojonegoro, Hariyanto.
 
Untuk harga emas dengan pecahan 5 gram dijual Rp2.845.000, pecahan 10 gram dijual Rp5.640.000, untuk pecahan 25 gram dijual Rp14.025.000, untuk pecahan 50 gram dijual  Rp28.000.000, dan untuk pecahan 100 gram dijual Rp55.950.000 dengan harga per batang Rp560.000 per gram.
 
"Sementara itu nilai tukar rupiah terhadap dollar saat ini berada di posisi Rp13.338," ujarnya. 
 
Minat peminat emas batangan saat ini mulai terlihat prospeknya. Meski begitu, saat ini penjualan emas terbilang lesu, masyarakat lebih banyak menjualnya. "Sekarang emas batang di Bojonegoro mulai tumbuh, dibanding tahun-tahun lalu tidak ada yang minat," terang pedagang lain, Veranindo. [ifa/lis]